Seorang Pendosa
Di umur balita perilaku itu sudah terlihat
Namun, sampai sekarang tidak ku sadari
Berkali-kali hati orang tua tercabik-cabik
Sebab ulah nafsu ku
Alkohol alkohol dan alkoh
Tiada hari tanpa alkohol
Entah, kapan akan bertaubat
Pikirku kau salah satu pelarian terbaik
Kini 30 tahun telah berlalu
Tekad untuk memperbaiki diri sudah ada
Bahkan ayah ibu sudah berikhtiar
Namun diri ini masih sama
Tetap menjadi pelaku pendosa
(Amaenda Aprilita)
Komentar
Posting Komentar